TABE | LANGKAN | TAMPANG | PLAMPANG | NANGGAP | GEROBOG
    Rebu, 07 Jan 2009
     
Adonan
SOHIBUL HIKAYAT
BEBULAN
PITUAH
SISIK MELIK
DEDENGKOT
PENGULEKAN
BODOR




Longok


 
Asalamualaikum Wr. Wb


Saudaraku yang tercinta,

Ude bulan Agustus lagi. Cepet bener waktu leos. Kite ngga berasa, e… ude setaon. Emang kalo kite ngga sering ngaca alias ngitung diri, kite pasti lupa ama jalannye waktu. Tempo-tempo ampe lupa ama umur. Ude tua bangka, e... masih demen ngerjain yang kaga-kaga. Nya’ ngarep semua beray pada sehat, pada banyak rejeki, pada inget ama diri. Nah, sekarang Nya’ pengen kasih cerita perihal Ketupat Sayur.

Ketupat Sayur

Ketupat Sayur sebagaimana yang kite liat saban ari dijajakan pedagangnnya di kaki lima, itu sih sudah sangat umum dan ngga istimewa. Ini termasuk makanan sari-sari. Kenapa? Karena ia diolah sederhana dan memakai bahan apa adanya, yang penting disajikan masih hangat dan utamanya harganya sangat murah. Karena dijajakan di kaki lima dengan keranjang pikulan atawa gerobak dorong, biasanya ia dibeli oleh sopir mikrolet atau yang sejenisnya.

Tapi kalo yang dimaksud Ketupat Sayur yang disajikan pas lebaran, nah, itu laen lagi. Ketupat sayur yang ini memang dibikin secara khusus. Namanya Sayur Sambel Godog. Ada kata sambel namun sayur ini ngga ada hubungannya dengan sambel. Kenapa namanya Sayur Sambel Godog? Saya belum dapat menjelaskan sejarahnya, karena saya pun belum mendapatkan narasumber yang pas yang saya anggap dapat menjelaskannya secara benar.

Sejarah kuliner Betawi agaknya memang banyak dipengaruhi kuliner etnik maupun bangsa lain. Kebudayaan Cina memberikan sumbangan yang besar pada seni masak, seni musik, dan bahasa Betawi. Seperti halnya kebudayaaan Arab juga. Masakan Betawi bergulai adalah pengaruh Arab dan Asia Selatan. Sedangkan masakan sayuran banyak dipengaruhi Cina. Cina juga memberikan pengaruh dalam seni masak kue basah. Jika demikian, agaknya Sayur Sambel Godog mempunyai keterpengaruhan khususnya dengan Cina.

Sayur Sambel Godog ini sebenarnya tak jauh beda dengan Sayur Ketupat, baik bahan maupun cara mengolahnya. Untuk memberi sentuhan sensual, pete (petai) biasanya ditambahkan pada Sayur Sambel Godog ini.

Adapun bahan-bahannya antara lain: labu siam (dikupas dan diiris berbentuk korek api), kacang panjang (potong 1 cm), dan ebi. Bumbunya : daun salam, bawang merah, bawang putih, kelapa (dibuat santan), garam dan gula merah (secukupnya), terasi, minyak untuk menumis, dan tentu saja bumbu penyedap. Kita biasanya menggunakan gula merah, karena gula merah lebih sedap dibandingkan dengan gula putih, di samping untuk menambah warna kuah.

Tidak seperti Ketupat Sayur, Sayur Sambel Godog dibikin pada saat-saat khusus, satu di antaranya pas saat satu syawal alias lebaran. Saat lainnya yaitu malem lime belas dan malem empat puluh dari peringatan kematian disuguin Sayur Sambel Godog atau ketupat sayur laksa dan sate lembut.

Nyai atau nenek saya biasanya mulai masak sayur ini pukul tiga dinihari, subuh sudah mateng. Kita semua melakukan sembahyang Ied. Setelah sembahyang Ied, kita semua menyantap sayur ini, tentu saja dengan ketupatnya. Karena dimasak tidak terlalu lama, pada saat disajikan masih segar, panas, dan beraroma. Apalagi dengan taburan bawang goreng, wah, sedap. Semua keluarga makan hidangan ini, atau jika pada saat bersamaan ada tamu, mereka pun diharuskan ikut makan bersama.

Pada umumnya kita tidak hanya memasak Sayur Sambel Godog, namun juga gulai ayam, semur daging kerbau, dendeng (empal) daging kerbau, dan acar kuning. Kadang-kadang dibikin juga asinan. Semua masakan itu dihidangkan di meja dan siapa saja boleh ambil yang dia suakai.

Memang sudah dari sononya, orang Betawi pada umumnya lebih menyukai daging kerbau dibandingkan daging lain, itu karena faktor serat daging kerbau dan kekenyalannya.

SAMBEL GODOG

Sambel Godog adalah sayur khas Betawi sebagai teman makan ketupat, selain semur daging dan tahu.

Bahan :

1 buah labu siam, kupas, iris tipis bentuk korek api, lemaskan dengan garam

1 ikat (10 batang) kacang panjang, iris panjang 1 cm

2 lembar daun salam

5 bawang merah, iris tipis

1 liter santan dari ½ butir kelapa

Garam dan gula merah secukupnya

Terasi

Penyedap

Minyak untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan :

10 cabai merah

10 bawang merah

5 bawang putih

½ ons ebi, direndam air panas sampai lunak

Cara olah :

• Tumis bawang merah iris sampai harum

• Masukkan bumbu halus, sereh, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk, tumis sampai bumbu matang

• Masukkan labu siam dan kacang panjang, tumis sampai sayuran layu

• Tuang santan, beri garam dan gula secukupnya. Masak sampai mendidih.

• Angkat, hidangkan dengan ketupat.

KETUPAT SAYUR

Bahan:

2 sdm minyak goreng

500 gram pepaya muda, kupas, potong bentuk korek api

10 lonjor kacang panjang, potong 3 cm

3 sdm ebi kering

1,5 liter santan dari 2 butir kelapa

2 batang serai, memarkan

3 cm lengkuas, memarkan

2 lembar daun salam

1 sdm kaldu bubuk rasa ayam

Haluskan :

7 cabai merah besar

8 butir bawang merah

3 siung bawang putih

1 sdt terasi goreng

1 sdt garam

1/2 sdt merica bubuk

Pelengkap : ketupat, bawang goreng dan kerupuk

Cara Membuat:

Panaskan minyak goreng, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan ebi, santan, serai, lengkuas, daun salam, didihkan. Setelah mendidih masukkan pepaya muda, masak hingga lunak, tambahkan kacang panjang, dan kaldu bubuk rasa ayam. Masak sebentar, angkat. Siapkan mangkuk isi dengan ketupat sayur lodeh, taburi dengan bawang goreng dan kerupuk. Sajikan hangat.





Copyright ©2006 kampungbetawi.Com. AllRights Reserved. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. Dilarang meng-copy seluruh atau bagian dari isi situs ini tanpa seijin kampungbetawi.com